Jumat, 30 November 2012

Petunjuk Praktikum Kimia-Karbon

KARBON

A.  Tujuan Praktikum
*   Menguji adanya unsur Karbon, Hidrogen, dan Oksigen dalam beberapa jenis senyawa karbon.
B.  Kajian Teori
Senyawa karbon merupakan bagian dari senyawa Organik yang komponen terbesar penyusunnya terdiri dari unsur-unsur bahan organik.  Senyawa karbon juga merupakan senyawa yang molekulnya mengandung atom-atom karbon dan atom-atom unsur lain seperti hidrogen, oksigen, nitrogen, belerang, dan halogen.
Pada analisis kualitati, identifikasi unsur-unsur yang terdapat pada senyawa karbon dilakukan dengan mengubah unsur yang terikat menjadi senyawa lain yang dapat di identifikasi dengan mudah. Unsur karbon di oksidasi menjadi karbondioksida dan air, sedangkan  identifikasi gugus fungsi senyawa  karbon di lakukan dengan mereaksikan senyawa karbon tersebut dengan pereaksi tertentu.
Gugus fungsi merupakan bagian yang aktif dari suatu senyawa karbon. Apabila senyawa karbon yang  memiliki gugus fungsi bereaksi dengan suatu zat, maka gugus fungsi itu akan mengalami perubahan, sedangkan bagian yang lain umumnya tetap. Berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya, senyawa-senyawa karbon dikelompokkan kedalam kelompok alkohol, eter, aldehid, keton, asam karboksilat, ester. Gugus fungsi tersebut berupa ikatan karbon rangkap dua, ikatan karbon rangkap tiga, dan atom/ gugus atom. Meskipun senyawa-senyawa karbon mempunyai unsur dasar sama yaitu karbon, tetapi sifat-sifatnya jauh berbeda satu dengan yang lainnya. Perbedaan ini disebabkan oleh gugus fungsi yang diikat berbeda.
C.  Alat dan Bahan
·      Tabung Reaksi
·      Statif dan Klem
·      Pipa Kaca atau Selang Plastik Transparan
·      Pembakar Spirtus
·      Prop Gabus atau Sumbat Karet
·      Kertas Kobal
·      Spatula
·      Kapas
·      CuO (tembaga(II)oksida)
·      Gula Pasir
·      Tepung Beras
·             Susu Bubuk.

D.     Cara Kerja
1.         Menguji Unsur Karbon
a.          Masukkan 2 spatula gula pasir dan 2 spatula CuO ke dalam tabung reaksi, lalu guncangkan tabung reaksinya sampai kedua zat tersebut bercampur
b.         Masukkan air kapur ke dalam tabung reaksi yang lainnya hingga volumenya  dari tabung reaksi. Kemudian, tabung reaksi ditutup dengan gabus
c.          Rangkai alat seperti gambar berikut:
d.        Panaskan tabung yang berisi campuran gula pasir dan CuO secara perlahan-lahan sampai terjadi reaksi. Amati perubahan yang terjadi pada tabung tang berisi air kapur
e.          Ulangi langkah a sampai d untuk bahan yang lain (tepung beras dan susu bubuk).
2.         Menguji Unsur Hidrogen dan Oksigen
a.          Masukan 2 spatula gula pasir ke dalam tabung reaksi yang kering dan tutup dengan kapas
b.         Panaskan perlahan-lahan sampai terlihat embun pada dinding tabung
c.          Keluarkan kapas dan ujilah pada dinding tabung reaksi dengan kertas kobalt!. Amati perubahan warnanya!.
E.  Hasil Pengamatan
Bahan
Perlakuan
Pengamatan









F.       Pertanyaan
a.               Bagaimana warna air kapur setelah campuran gula pasir dan CuO dipanaskan?
b.              Zat apakah yang dapat menimbulkan perubahan air kapur?
c.               Apa fungsi kertas kobal pada percobaan di atas?
d.             Apakah rumus kimia gula pasir?
e.               Senyawa apakah yang dihasilkan dari pembakaran senyawa karbon?
f.                Bagaimanakah cara menguji adanya unsur C, H, dan unsur O?
g.              Kesimpulan apa yang bisa ditarik dari percobaan yang telah dilakukan?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Makasih Udah Kunjungi Blog Saya :)
"Smoga Postting ini Bermanfaat"