Jumat, 30 November 2012

Pengetahuan Pokok Laboratorium

PENGETAHUAN POKOK LABORATORIUM


1.    Instruksi Laboratorium
*   Laboratorium sebagai tempat bekerja dan latihan, menurut kesungguhan yang tinggi
*   Bekerjalah sesuai dengan petunjuk
*   Jika bekerja dengan asam atau zat lain yang korosif memercik, segera lap bagian yang terkena percikan dengan kain bersih lalu bilas dengan air
*   Jangan sentuh zat-zat kimia kecuali yang diinstruksikan
*   Jangan mencicipi zat kimia kecuali yang diinstruksikan
*   Pada saat mengamati/mereaksikan jangan hadapkan kearah muka atau badan
*   Untuk membaui, jangan hirup langsung. Kipas-kipaskan tangan kedalam mulut bejana dan hirup gas perlahan
*   Berhati-hatilah dengan api. Pembakar yang tidak digunakan segara padamkan. Alat pemadam kebakaran dilaboratorium harus diketahui dengan pasti tempatnya maupun cara penggunaannya
*   Jangan buang benda padat kedalam wasbak cuci
*   Baca label atau etiket yang tertera pada botol atau wadah reagen sebelum mengambil isinya
*   Ambil zat yang sesuai dengan yang diinstruksikan. Jangan sekali-kali mengembalikan zat atau reagen yang telah diambil ke dalam botol yang semula
*   Pada akhir praktikum tugas anda adalah:
·      Bersihkan semua alat yang digunakan
·      Lapor atas kerusakan atau kehilangan alat yang menjadi tanggung jawab anda atau krlompok
·      Membersihkan meja tempat bekerja
·      Basuh tangan anda sendiri, sebaiknya gunakan sabun cuci.
2.    Teknik Laboratorium
Ø Mengencerkan asam pekat. Tuangkan asam pekat ke dalam air sambil diaduk. Jangan sekali-kali menungkan air ke dalam asam pekat
Ø Memanaskan tabung reaksi. Hadapkan mulut tabung ke tempat yang aman
Ø Percobaan yang menghasilkan gas yang berbahaya. Lakukan di ruang asam atau di luar laboratorium
Ø Memipet cairan dengan pipet seukuran. Ujung pipet harus betul-betul tercelup dalam cairan. Isap sampai sedikit melebihi tanda batas. Keringkan bagian luar pipet yang kena cairan dengan kertas saring. Atur agar pipet tegag vertikal dan cairan tepat pada tanda batas. Cairan pindahkan ke dalam wadah
Perhatikan: cairan Hg sangat beracun dan mudah menguap, tidak boleh di pipet dengan menghisap menggunan mulut
Ø Menimbang zat yang ditimbang. Tidak boleh langsung diletakkan di atas piring neraca. Gunakan botol timbang, kaca arloji, kertas saring atau wadah lain yang sesuai.


3.    Keamanan dan Keselamatan Kerja
v Menggunakan Alat Pelindung
·      Menggunakan jas lab
·      Menggunakan kacamata pelindung atau goggles
·      Menggunakan pelindung muka (face shield) jika menggunakan asam pekat atau bahan- bahan yang mudah meledak (eksplosiv)
v Percikan Zat atau Tumpahan Zat
Jika zat memercik atau mengenai mata, masuk ke mulut, mengenai kulit, bilaskan segera dengan air yang banyak, kemudian netralkan dengan Natrium Hidrogen Karbonat.Jika zat tumpah, bersihkan segera.
Netralkan asam atau basa dengan cara berikut:
·      Asam pada pakaian, bilas dengan air yang banyak, kemudian netralakn Natrium Hidrogen Karbonat
·      Basa pada pakaian, bilas dengan air yang banyak, kemudian netralkan dengan larutan asam asetat encer
·      Tumpahan asam atau basa di meja, encerkan dengan air dan netralakan dengan  Natrium Hidrogen Karbonat padat.
v Menghindari Keracunan
Cucilah tangan setiap selesei bekerja. Jangan meletakan makanan atau minuman di meja praktikum. Jangan menyimpan makanan atau minuman di lemari es yang juga di pakai untuk menyimpan zat kimia

v Memipet
Jangan memipet dengan mulut untuk cairan yang mudah menguap atau beracun. Seperti aseton dan benzene.
v Lemari Asam
Gunakan lemari asam jika bekerja dengan zat-zat atau reaksi yang menghasilkan uap beracun.

*MpfD,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Makasih Udah Kunjungi Blog Saya :)
"Smoga Postting ini Bermanfaat"